PERHATIAN..!! Pastikan Anda melakukan transaksi langsung ke rekening Instansi / Perusahaan Resmi.

Radius: Mati
Radius:
km Setel radius untuk geolokasi
Cari

Beginikah Sosok Mitsubishi Gallant 2020?

Beginikah Sosok Mitsubishi Gallant 2020?

Terdengar kabar Mitsubishi tengah menghidupkan kembali Gallant pada 2020. Sedan yang akrab dengan sebutan Gallant Hiu, punya sejarah panjang di Indonesia. Di era 1990-an, Galant kedelapan bermesin 2.0 liter dan 2.5 liter V6 melenggang di sini. Empasan dayanya terbilang besar di segmen sedan kala itu. Namanya sempat melegenda. Dan kini, sosok itu jadi buah bibir khalayak, lewat sketsa anyar.

Mitsubishi, memang begitu banyak pesaingnya. Di pasar global, pabrikan ini seperti menyerah pada mobil penumpang. Mitsubishi fokus hampir secara eksklusif pada crossover dan SUV. Kita tak bicara pasar Indonesia. Sebab penjualan Xpander (mobil penumpang) begitu menggurita. Ambil contoh pasar Amerika Serikat (AS) yang hanya berorientasi pada: Outlander, Outlander Sport dan Eclipse Cross. Nah, bagaimana jika mereka kembali ke pasar sedan?

Kita tak menampik, potensi pasar sedan global masih besar. Bagaimana jika dihidupkan kembali, katakanlah, si Galant? Mungkin bisa jadi seperti yang Anda lihat ini. Rendering dibuat oleh desainer Enoch Gabriel Gonzales. Spekulasi sketsa tentang Mitsubishi Gallant, mengadopsi isyarat gaya terbaru produsen mobil Jepang. Berpintu empat dan punya fascia khas Mitsubishi.

Lihat saja mimiknya. Tarikan garis X dengan bilah krom dan grille jaring yang melebar. Logo berlian pun dibubuhkan di tengah. Sangat memikat hati. Namun jika mereka mau merebut market, Gallant harus diberi unsur ‘magis’ agar siapapun yang menatapnya, langsung tergoda. Toh namanya yang melegenda, masih dipuja.

Gallant seperti sudah lekat pada pecinta sedan, mungkin salah satunya Anda. Sebab, kiprahnya sudah berlangsung lama. Mitsubishi memulai produksinya pada 1969 hingga 2012. Variannya berkembang dari sedan kompak menjadi coupe, hatchback dan wagon. Dimensi berubah melalui perkembangan sembilan generasi. Mitsubishi bahkan menjual hampir 100.000 dari mereka pada 2002 dan 2009. Namun penjualan tahunan Gallant di AS menyusut, menjadi kurang dari 12.000 unit hingga menyentuh titik nadir.

Seandainya mereka jadi melahirkan Gallant, sebaiknya Mitsubishi menawarkan ruang yang lebih besar, plus performa di atas rata-rata. Daya tarik keseluruhan harus dimiliki, untuk sebagian besar pelanggan kelak. Jadi, katakanlah ketika bertarung dengan Toyota Camry atau Honda Accord, Mitsubisihi tak bawa tangan kosong.

Dan jika realisasi Gallant dalam beberapa tahun ke depan, Mitsubishi beserta sekutunya, Renault dan Nissan bisa bahu-membahu membesut kembali Gallant. Entah dari sisi teknologi, produk, bahkan jaringan pemasaran. Bisa saja sedan yang dihasilkan, mungkin terlihat cukup mirip dengan apa yang Anda lihat sekarang. (Alx/Odi)

Sumber : www.oto.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai

Teratas